Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sirius

MAGNITUDO ABSOLUT / Multak

          Magnitudo semu adalah ukuran jumlah cahaya yang sampai ke Bumi dari bintang yang jauh. Dengan mengabaikan absorpsi yang mungkin ada di ruang antar bintang, magnitudo semu bergantung pada jumlah cahaya yang dipancarkan oleh bintang (luminositas intrinsiknya) dan jaraknya. Terang semu melemah sebanding dengan kwadrat jarak — jika jaraknya dua Kali lebih jauh, terang semu menjadi seperempat kali harga sebelumnya.              Terang semu sebuah bintang tidak mengungkapkan luminositas sebenarnya. Sebuah bintang dengan luminositas sedang akan tampak terang jika ia dekat kepada kita, tetapi bintang dengan luminositas tinggi akan tampak redup jika ia sangat jauh. Jika semua bintang berada pada jarak yang sama dari Bumi, terang semu relatif mereka akan menjadi indikasi sebenarnya dari luminositas relatif mereka. Untuk menggambarkan luminositas intrinsik bintang bintang pada skala magnitudo, astronom...

BESARAN - BESARAN DASAR BINTANG

Bintang , serupa dengan Matahari adalah sebuah bola gas yang mengeluarkan cahaya sendiri. Ada yang ukuran diameternya besar, ada yang kecil. Ada yang temperaturnya tinggi, ada yang rendah. Ada yang cemerlang ( brilliant ), dan ada yang redup ( dimmer ). Semua terletak pada jarak sangat jauh dibandingkan jarak Bumi-Matahari. Pengetahuan kita tentang bintang dibangun terutama dari pengukuran terang dan perubahan terang mereka, posisi dan perubahan posisi mereka, warna dan spektrum mereka, serta dengan menerapkan pengetahuan kita mengenai fisika dan kimia untuk menginterpretasikan hasil pengamatan. TERANG ( Brightness ) dan Magnitudo Terang sebuah bintang di langit dinyatakan dalam besaran yang disebut magnitudo semu  — ukuran dari jumlah cahaya yang sampai di Bumi yang awalnya diperkenalkan oleh Hipparchus , seorang astronom kenamaan Yunani pada abad 2 SM. Hipparchus membagi bintang-bintang ke dalam enam kelas, atau magnitudo, di...