Postingan

Menampilkan postingan dengan label Henrietta Leavitt

Apa itu BINTANG VARIABEL ?

Gambar
             Mayoritas bintang mempunyai keluaran cahaya yang konstan. Akan tetapi, dalam persentase yang sangat kecil (sekitar 20.000 yang diketahui sampai sekarang) mereka memperlihatkan variasi dalam cahayanya. Di sini kita tidak akan terlalu rinci membahas tentang parameter fisiknya, tetapi lebih kepada tata cara penamaan dan metoda pengamatan bintang variabel ini. Bintang variabel diberi nama berdasar urutan penemuan dan konstelasi dimana mereka ditemukan. Bintang pertama yang ditemukan dalam . konstelasi tertentu diberi tanda huruf "R” diikuti nama posesif konstelasi. Sebuah contoh misalnya, bintang variabel R CMa (Canis Majoris). Urutan berikutnya dalam konstelasi yang sama diberi huruf S, T, U, ....Z, RR, RS, RT, ........ RZ, SS, ST, SU,........ SZ, sampai ZZ. Kemudian huruf berikutnya digunakan : AA, AB, AC,....AZ, BB, BC, BD, ....... BZ, dan seterusnya sampai dicapai QZ (huruf J tidak digunakan). Sistem ini memberikan jumlah 334 bintang ...

GALAKSI LAIN

Gambar
            Sampai tahun 1920-an ada perdebatan di antara para astronom tentang apakah nebula berbentuk spiral yang tampak di atas dan di bawah bidang Galaksi Bima Sakti adalah sistem bintang lepas lain, jauh dari Galaksi kita, atau satelit lokal sistem bintang yang lebih kecil dari Galaksi kita sendiri. Untuk memecahkan masalah ini, jarak mereka harus diukur. Pada tahun 1923 astronom Amerika Serikat, Edwin Hubble , telah mulai merintisnya.           Dengan mengambil beberapa pengamatan dengan waktu pemotretan yang panjang dengan menggunakan reflektor 2,5 meter dari Observatorium Mt. “Wilson, California,  Hubble berhasil mengidentifikasi sejumah bintang variabel Cepheid dalam “nebula Androm eda” (kemudian dikenal sebagai galaksi Andromeda) dan mengukur perioda perubahan cahayanya. Dari hubungan periodaluminositas untuk bintang Cepheid yang telah ditemukan. Oleh Henrietta Leavitt dalam tahun 1912...