Postingan

Menampilkan postingan dengan label Astronomi

LUMINOSITAS, FLUKS & MAGNITUDO BINTANG

Gambar
          Terang bintang yang terlihat bergantung pada kwantitas cahayanya yang sampai pada permukaan Bumi. Dengan menganggap bahwa bintang bentuknya bola yang meradiasikan jumlah enerji yang sama perdetik ke segala arah, saat-cahaya yang dipancarkan telah menempuh jarak r dari bintang, ia telah tersebar ke seluruh permukaan dari sebuah bola dengan radius r dan luas permukaan  4 π r 2 . Jumlah enerji per detik yang melewati satuan luas permukaan (1 m 2 ) dari bola ini secara tegak lurus disebut fluks ( F ). Fluks pada jarak r dari sebuah bintang dengan luminositas L sama dengan jumlah total enerji yang dipancarkan per detik ( L ) dibagi luas daerah pada mana enerji telah tersebar ( 4 π r 2 ).   F = L / (4 π r 2 )             Luminositas Matahari adalah 3,86 X 10 26 W, dan harga rata-rata fluks radiasi Matah...

MAGNITUDO ABSOLUT / Multak

          Magnitudo semu adalah ukuran jumlah cahaya yang sampai ke Bumi dari bintang yang jauh. Dengan mengabaikan absorpsi yang mungkin ada di ruang antar bintang, magnitudo semu bergantung pada jumlah cahaya yang dipancarkan oleh bintang (luminositas intrinsiknya) dan jaraknya. Terang semu melemah sebanding dengan kwadrat jarak — jika jaraknya dua Kali lebih jauh, terang semu menjadi seperempat kali harga sebelumnya.              Terang semu sebuah bintang tidak mengungkapkan luminositas sebenarnya. Sebuah bintang dengan luminositas sedang akan tampak terang jika ia dekat kepada kita, tetapi bintang dengan luminositas tinggi akan tampak redup jika ia sangat jauh. Jika semua bintang berada pada jarak yang sama dari Bumi, terang semu relatif mereka akan menjadi indikasi sebenarnya dari luminositas relatif mereka. Untuk menggambarkan luminositas intrinsik bintang bintang pada skala magnitudo, astronom...

tentang EKLIPTIKA

Gambar
               Kita telah membahas gerak langit akibat rotasi Bumi (kadang-kadang disebut gerak harian). Sekarang apa efek dari revolusi Bumi mengelilingi. Matahari pada penampakan langit? Sebenarnya, kenyataannya adalah Bumi bergerak mengitari Matahari seperti ditunjukkan dalam gambar 1. Seperti halnya kita bisa membayangkan bintang-bintang bergerak mengitari Bumi (padahal sebenarnya tidak demikian), kita pun bisa membayangkan seolah-olah Matahari bergerak mengitari Bumi.  Gambar 1.  Revolusi Bumi mengelilingi Matahari                   Dari titik pandang Bumi, revolusi Bumi mempunyai efek yang membuat seolah-olah Matahari bergerak pada bola langit. Ini terjadi semata-mata dari fakta bahwa karena kita (Bumi) bergerak mengelilingi Matahari, kita melihat Matahari diproyeksikan pada medan langit yang berbeda. Ini berarti dari musim ke musim bintang...

GERAK LANGIT Di KUTUB, EKUATOR & LINTANG ANTARA

Gambar
  GERAK LANGIT DI KUTUB                Jika-kita berdiri di salah satu kutub Bumi, sumbu rotasi bola langit akan melewati kita lurus ke langit. KLU (jika kita di Kutub Utara Bumi) berada di Zenith. Bintang-bintang akan tampak berputar mengitari titik yang tepat berada di aris kepala kita; bintang-bintang tidak akan terbit dan tidak akan tenggelam. Lintasan yang dilalui sebuah bintang, disebut lingkaran harian ( diurnal circle of star ) yang ditunjukkan pada gambar 1.   Gambar 1.  Bola Langit dilihat dari Kutub Utara GERAK LANGIT DI EKUATOR                Jika kita berada di ekuator Bumi, ekuator langit akan membentang di atas kepala kita, dari Timur ke Barat, dan sumbu rotasi adalah dari KLU ke KLS di horizon. Dan dari ekuator, bintang-bintang terbit tegak dengan sudut 90 o dari horizon timur dan tenggelam di Barat. Pada dasarnya penampakan langit dari ekuator ini berlawanan denga...

GUGUS BINTANG

Gambar
                 Sebagian besar bintang dalam galaksi bergerak bebas antara satu denyan lainnya. Namun ada yang terikat bersama (karena kedekatannya) membentuk kelompok yang disebut sebagai gugus bintang. Masing-masing bintang dalam gugus terikat satu dengan lainnya oleh gaya gravitasi sekutu. Gugus secara keseluruhan bergerak mengitari Galaksi, dengan bintang-bintang anggotanya bergerak mengitari pusat gugus. Suatu gugus terbentuk ketika bintang-bintang dalam jumlah banyak berkondensasi secara simultan dari sebuah awan materi yang besar. Semua bintang dalam gugus berkondensasi pada saat yang sama, sehingga semua bintang dalam sebuah gugus dianggap dilahirkan bersama-sama. Gugus beragam dari yang anggotanya ratusan ribu bahkan jutaan bintang sampai kumpulan yang agak lepas yang terdiri dari beberapa buah bintang saja. Gaya tarik bersama bintang-bintang dalam gugus yang besar akan mengikat mereka lebih permanen, semen...

GALAKSI LAIN

Gambar
            Sampai tahun 1920-an ada perdebatan di antara para astronom tentang apakah nebula berbentuk spiral yang tampak di atas dan di bawah bidang Galaksi Bima Sakti adalah sistem bintang lepas lain, jauh dari Galaksi kita, atau satelit lokal sistem bintang yang lebih kecil dari Galaksi kita sendiri. Untuk memecahkan masalah ini, jarak mereka harus diukur. Pada tahun 1923 astronom Amerika Serikat, Edwin Hubble , telah mulai merintisnya.           Dengan mengambil beberapa pengamatan dengan waktu pemotretan yang panjang dengan menggunakan reflektor 2,5 meter dari Observatorium Mt. “Wilson, California,  Hubble berhasil mengidentifikasi sejumah bintang variabel Cepheid dalam “nebula Androm eda” (kemudian dikenal sebagai galaksi Andromeda) dan mengukur perioda perubahan cahayanya. Dari hubungan periodaluminositas untuk bintang Cepheid yang telah ditemukan. Oleh Henrietta Leavitt dalam tahun 1912...

INTI GALAKSI

Gambar
Terhadap seorang pengamat pada sebuah planet yang berlokasi dalam gembungan inti Galaksi, langit akan diterangi dengan jutaan bintang dengan magnitudo lebih terang daripada 1 mag, beberapa ratus di antaranya lebih terang daripada Bulan Purnama. Melihat ke arah Pusat Galaksi citra panjang gelombang infra merah akan didominasi oleh emisi dari debu dingin pada bidang galaksi, tetapi pengamatan pada panjang gelombang lebih pendek akan memperlihatkan sumber individuil obyekobyek seperti bintang luminositas tinggi (raksasa dan maharaksasa merah, dan bintang kelas O yang baru terbentuk). Emisi yang paling kuat datang dari sebuah sumber radio yang diberi nama Sagittarius A ( SgrA ), yang terdiri dari dua komponen, SgrA (Barat) dan Sgr B (Timur). Sgr A (Timur) tampak seperti gelembung gas yang mengembang, yang mungkin disebabkan oleh ledakan sebuah supernova pada bagian belahan jauh dari.inti. Sgr A (Barat) mengandung sebuah sumber kompak, Sgr A* (diucapkan sebagai Sagitarius A-bintang), yang t...

PENGENALAN JAGAT RAYA

Gambar
          Bumi adalah sebuah planet, sebuah dunia kecil yang berkeliling sepanjang lintasannya, atau orbitnya, mengitari sebuah bintang usia pertengahan —Matahari — selama setahun untuk satu kali putaran. Tetangga kita yang paling dekat adalah Bulan , satu-satunya satelit alam Bumi dengan jarak rata: — rata 384.400 km, yang berevolusi mengitari Bumi dengan perioda 27,3 hari. Benda langit yang paling penting untuk eksistensi hidup di Bumi adalah Matahari, sumber utama cahaya, panas, dan enerji untuk planet kita. Sebenarnya Matahari merupakan sebuah bintang biasa saja, bola gas yang mempunyai cahaya sendiri, dengan komposisi terutama hidrogen dan helium. la bersinar karena beriangsung reaksi nuklir di dalam intinya yang membebaskan jumlah enerji yang sangat besar yang menuju permukaannya dan muncul dalam bentuk cahaya dan radiasi lain. Bintang-bintang seperti Matahari menghasilkan cahaya mereka sendiri, sementara planet-planet dan satelit-...

Astronomi Sebagai SAINS

Gambar
               Astronomi adalah sains mengenai jagat raya. Ilmu ini berurusan dengan obyek obyek langit individuali seperti planet, Bulan, bintang, dan galaksi serta struktur skala besar dari jagat raya secara keseluruhan. Para astronom tidak hanya peduli tentang menemukan sesuatu di “luar sana”, tetapi juga dengan pertanyaan mengapa benda benda langit bisa seperti itu dan berperilaku demikian, dengan gaya yang mempengaruhi kelakuan materi dan radiasi dalam kosmos. Astronomi pun mencoba mengungkap asal usul, evolusi, masa depan, dan nasib jagat raya dan semua yang terkandung didalamnya.                Astronomi lebih bersifat ilmu observasionil, daripada eksperimen atau laboratorium. Kalau fisikawan atau ahli kimia dapat menyiapkan eksperimen dalam lanoratorium di bawah kondisi yang sudah diketahui, mengubah kondisi, mengukur keluaran, astronom tidak bisa, misalnya menambah tekanan pada bintang unt...