SKYLAB dan Solar Maximum Mission
Jatuhnya satelit raksasa Skylab tahun 1979 merupakan pelajaran berharga akibat ketidakmampuan prediksi siklus matahari dengan baik. Akibat gesekan dengan atmosfer bumi orbit satelit sedikit demi sedikit akan turun dan akhirnya jatuh ke bumi. Orbit Skylab pada awalnya cukup tinggi di lapisan termosfer, sehingga gangguan gesekan atmosfer dapat diabaikan. Jumlah bintik matahari yang tinggi berasosiasi dengan aktivitas lapisan korona yang semakin bergolak. Lapisan dengan temperatur jutaan derajat dapat dipandang sebagai sumber pemancar radiasi sinar-X. Radiasi energi tinggi ini akan memanaskan lapisan atas atmosfer bumi. Akibatnya atmosfer bumi akan mengembang dan menyentuh orbit Skylab. Siklus matahari minimum terjadi tahun 1976. Saat itu sangatlah sedikit bintik matahari, bahkan selama beberapa bulan tdak tampak aktivitas bintik matahari. Jadi para ahli optimis saa...